Contoh format PERJANJIAN KERJA MENGURUS PERUSAHAAN

PERJANJIAN KERJA

MENGURUS PERUSAHAAN

Perjanjian ini dibuat pada hari ini, [……..] tanggal […..] bulan [….] tahun […..] antara*):

1. Nama : [……………………………….]

Alamat : [……………………………….]

Presiden Direktur dari Perseroan terbatas yang akan disebut dan dalam hal bertindak selaku Presiden Direktur dari dan sebagai demikian untuk dan atas nama Perseroan Terbatas PT ‘‘X’’, berkedudukan dan berkantor pusat di […………………………….], dan untuk perbuatan yang disebut dalam perjanjian ini telah mendapat persetujuan dari Presiden Komisaris Perseroan Terbatas tersebut, berdasarkan surat persetujuan di bawah tangan yang bermaterai cukup, tertanggal [……………………………….] dan dilampirkan pada perjanjian ini, dan demikian sah mewakili perseroan terbatas tersebut. Selanjutnya dalam kedudukan mereka seperti tersebut adalah hal ini disebut: PIHAK PERTAMA; dan

2. Nama : [……………………………….]

Jabatan : [……………………………….]

Alamat : [……………………………….]

Selanjutnya dalam kedudukan mereka tersebut, dalam hal ini disebut: PIHAK KEDUA.

Bahwa para pihak mengadakan perjanjian tersebut di bawah ini dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut.

PASAL 1

PIHAK PERTAMA mengangkat PIHAK KEDUA sebagai pengurus dari usaha PIHAK PERTAMA khususnya dalam semua usaha pengusahaan pertambangan PIHAK PERTAMA di […………………] dikenal setempat sebagai [………….] dan PIHAK KEDUA akan memberikan ‘‘techincal know how’’ mengenai pertambangan sehingga usaha pertambangan PIHAK PERTAMA tersebut dapat berjalan serta berkembang menurut semestinya.
PIHAK KEDUA menerima pengangkatan PIHAK PERTAMA tersebut.

PASAL 2

PIHAK PERTAMA akan mengurus izin-izin dari yang berwajib supaya PIHAK KEDUA mendapat izin kerja dan izin bertempat tinggal di Indonesia, sebagai tenaga asing.

PASAL 3

PIHAK KEDUA diharuskan untuk mengurus, membina serta memajukan usaha PIHAK PERTAMA tersebut supaya PIHAK KEDUA dapat menjalankan tugas pekerjaannya. Dalam menjalankan tugas pekerjaan dan kewajiban tersebut PIHAK KEDUA wajib mematuhi segala aturan yang telah dikeluarkan atau akan dikeluarkan oleh pemerintah. PIHAK PERTAMA bersama-sama dengan PIHAK KEDUA harus membuat suatu rencana kerja.
Keputusan terakhir mengenai kebijaksanaan dalam menjalankan pengusahaan usaha tersebut berada di tangan PIHAK KEDUA.

PASAL 4

PIHAK PERTAMA akan memberikan kepada PIHAK KEDUA semua hak-hak dan fasilitas- fasilitas yang diperlukan sehingga PIHAK KEDUA dapat mengurus usaha PIHAK PERTAMA dengan cara yang akan dianggap baik oleh PIHAK KEDUA. Selanjutnya telah disetujui bahwa PIHAK PERTAMA tidak akan meminta pertanggungan jawab PIHAK KEDUA mengenai sesuatu tindakan atau kekhilafan yang dilakukan oleh PIHAK KEDUA dengan itikad baik.

PASAL 5

Lagi pula PIHAK PERTAMA selama perjanjian ini masih berlaku dan berjalan mengikat dirinya untuk tidak menjalankan sendiri atau suruh menjalankan usaha tersebut kepada pihak lain, atau untuk membuat perjanjian kredit dengan pihak ketiga untuk usaha tersebut atau mengadakan suatu perusahaan gabung (joint venture) atau perjanjian lainnya dengan pihak ketiga kecuali dengan persetujuan tertulis dari PIHAK KEDUA.

PASAL 6
Bilamana izin dari yang berwajib telah diperdapat dan dengan ini PIHAK KEDUA mulai tugas maka PIHAK PERTAMA akan memberikan semua surat kuasa yang diperlukan tersendiri di luar perjanjian ini kepada PIHAK KEDUA supaya PIHAK KEDUA dapat menjalankan pekerjaannya. Kuasa tersebut tidak dapat dicabut atau dibatalkan selama perjanjian ini masih berjalan, dan merupakan bagainnya yang tidak dapat dipisahkan dari perjanjian ini tanpa adanya kuasa itu perjanjian ini tidak akan diperbuat.

PASAL 7

PIHAK KEDUA akan mengusahakan pinjaman-pinjaman untuk PT ‘‘X’’ dari badan-badan pemberi kredit atau bank-bank baik pemerintah atau swasta di Indonesia, untuk membiayai usaha tersebut. Untuk keperluan tersebut nanti PIHAK PERTAMA akan membuat dan menandatangani suatu perjanjian kredit dengan syarat-syarat yang oleh PIHAK KEDUA akan dianggap baik.

PASAL 8

PIHAK KEDUA akan mendapat upah (management fee) paling sedikit Rp [………………….].

Tuan […] menjamin bahwa ia secara pribadi akan bertanggung jawab untuk semua hutang-hutang PIHAK PERTAMA yang terjadi sebelum tanggal […………………………] dan PIHAK PERTAMA menjamin PIHAK KEDUA bahwa PIHAK KEDUA tidak dipertanggung jawabkan atau tidak akan diganggu atau ditagih, oleh siapa pun juga tentang hutang, kewajiban-kewajiban dan beban-beban yang demikian dan segala hutang, perjanjian serta tanggung jawab sesudah tanggal [……………….] harus dilaksanakan oleh serta menjadi tanggung jawabnya PT ‘‘X’’.

PASAL 9

PIHAK PERTAMA akan membantu PIHAK KEDUA untuk melaksanakan rencana kerja jika bantuan tersebut diperlukan oleh PIHAK KEDUA. PIHAK PERTAMA akan membantu PIHAK KEDUA untuk mengadakan pembukuan perusahaan yang tertib (up to date) dan memberi laporan atas pekerjaan PIHAK KEDUA tiap- tiap akhir tahun, untuk pertama kalinya akhir Desember tahun [………………….].
Laporan keuangan tersebut akan dibuat oleh seorang akuntan yang terdaftar di Indonesia dan yang akan ditunjuk oleh PIHAK KEDUA.
Tahun pembukuan berakhir tiap akhir bulan Desember dan PIHAK PERTAMA akan membantu PIHAK KEDUA untuk membuat laporan tiap-tiap akhir bulan Februari tahun berikutnya, yaitu dengan cara membuat neraca dan perhitungan laba rugi dan untuk sahnya harus ditandatangani oleh PIHAK PERTAMA yang akan diajukan oleh PIHAK PERTAMA kepada rapat umum para pemegang saham tahunan untuk mendapatkan pengesahan atas neraca laba rugi tersebut.
Selambat-lambatnya PIHAK PERTAMA dalam waktu dua bulan setelah PIHAK KEDUA dengan bantuan PIHAK PERTAMA menyusun laba rugi tersebut, PIHAK PERTAMA harus sudah
menandatanganinya dan menyerahkannya kembali kepada PIHAK KEDUA.

PASAL 10

Perjanjian ini dibuat untuk jangka waktu [………..] tahun lamanya dimulai pada hari dan tanggal yang berwajib telah memberikan izin kerja kepada PIHAK KEDUA.
Jangka waktu tersebut dengan sendirinya dapat diperpanjang lagi dengan waktu yang sama. Akan tetapi PIHAK KEDUA setiap waktu selama perjanjian ini berlaku dapat memberhentikan perjanjian ini, pemberitahuan mengenai pemberhentian tersebut harus dinyatakan dengan surat-surat tercatat dan harus dikirim kepada PIHAK PERTAMA, sedikit-dikitnya [……………] bulan sebelumnya, dalam hal sedemikian PIHAK PERTAMA akan membantu PIHAK KEDUA untuk menyelesaikan pekerjaan PIHAK KEDUA dan neraca perhitungan laba rugi untuk itu, yang akan dibuat oleh seorang akuntan di Indonesia, dan yang akan ditunjuk oleh PIHAK KEDUA. Dalam hal izin kerja PIHAK KEDUA diputuskan oleh yang berwajib maka PIHAK KEDUA berhak untuk menunjuk penggantinya baik Warga negara Indonesia maupun asing dengan tidak mengurangi izin dari yang berwajib bilamana hal itu diperlukan guna melanjutkan usaha tersebut.

PASAL 9

Untuk perbuatan yang disebut dalam perjanjian ini PIHAK KEDUA akan tunduk kepada hukum yang berlaku di Indonesia. Akhirnya kedua belah pihak menerangkan di sini untuk menjalankan isi perjanjian ini dengan segala akibatnya, memilih tempat kediaman yang tetap dan tidak berubah di Kepaniteraan Pengadilan Negeri [………………..]

PIHAK KEDUA                     PIHAK PERTAMA

[……………………………] [………………………………..]

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s