Contoh Posita

Adapun gugatan ini diajukan berdasarkan alasan dan dalil-dalil sebagai berikut:

1. Bahwa tanggal 1 Agustus 1994 pihak Tergugat II telah mengadakan lelang secara terbuka untuk mengerjakan Proyek Site Reclamation and Filling di Laguna View Cector I, Zone A, Sektor 2, Zone A dan B Surabaya Timur, sebagaimana Dokumen Lelang No. 054/D.0710/94-S4; (Bukti P-1)

2. Bahwa pihak Penggugat dan Tergugat I kemudian ikut serta dalam lelang yang tersebut di atas. yaitu dengan mengajukan Dokumen Penawaran No.10/SDN/JKT/PNW/LH/95, tertanggal 27 Februari 1995; (BuktiP-2)3. Bahwa kemudian pihak Penggugat  dan Tergugat I ditunjuk sebagai pemenang lelang oleh Tergugat II Pengerjaan Proyek Site Reclamation and Filling di Laguna View Cector I, Zone A, Sektor 2, Zone A dan B Surabaya Timur, sebagaimana Surat No. 955/D0000/95.S7 tertanggal 27 Juni 1995; (Bukti P-3a)

4. Bahwa penunjukan pemenang lelang tersebut di atas, juga berdasarkan Surat Menko Ekku dan Wasbang No. R-158/TEP.M.EKKU/95, tertanggal 8 Juni 1995; (Bukti P-3b)

5. Bahwa dengan ditunjuknya Penggugat dan Tergugat I sebagai pemenang dari lelang, maka pihak Penggugat dan Tergugat II akan melakukan perjanjian kerjasama opersional untuk secara bersama-sama mengerjakan Proyek Site Reclamation and Filling di Laguna View Cector I, Zone A, Sektor 2, Zone A dan B Surabaya Timur;

6. Bahwa pada tanggal 21 Juli 1995, Penggugat dan Tergugat I menerima Surat Perintah Melaksanakan Pekerjaan (SPMP) No. 1075/D0000/95-S7, dari Tergugat II, yang isinya mengenai pernyataan agar Penggugat segera melaksanakan pekerjaan Proyek Pembangunan Block Station Lengkap dengan Pipa Salurnya di CLU; (Bukti P-4)

7. Bahwa untuk selanjutnya setelah dikeluarkannya Surat Perintah Melaksanakan Pekerjaan (SPMP) tersebut barulah pihak Tergugat II mengeluarkan :

a. Surat Perjanjian Borongan No. SPB-1503/C0000/95-SO, tertanggal 27 Oktober 1995, yang isinya yaitu agar Penggugat melakukan Pembangunan Fasilitas Block Station lengkap dengan pipa salurnya di Lapangan Cilamaya Utara Dan Pengadaan Peralatan Dan Barang untuk pekerjaan sesuai dengan keperluan sebagaimana termaksud pada Dokumen Lelang No. 054/D.0710/94-S4; (Bukti P-5)

b. Surat Perjanjian Pengadaan Peralatan Dan Barang No. SPPPB-1504 /C0000/95-SO, tertanggal 27 Oktober 1995, yang isi mengenai kesepakatan kedua belah pihak untuk mengikatkan diri dalam suatu Perjanjian Pengadaan Peralatan Dan Barang untuk Pembangunan Fasilitas Block Station Lengkap dengan Pipa Salurnya di Cilamaya Utara Lapangan Produksi EP Karang Ampel; (Bukti P-6)

8. Bahwa Surat Perjanjian Borongan (vide Bukti P-5) dan Surat Perjanjian Pengadaan Peralatan dan Barang (vide Bukti P-6) adalah merupakan satu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan dan memenuhi syarat sahnya perjanjian (vide Pasal 1320 BW), sehingga mengikat para pihak dan menjadi Undang-undang bagi mereka yang membuatnya (vide Pasal 1338 jo.1353 BW);

9. Bahwa di dalam Surat Perjanjian Borongan (vide Bukti P-5), memuat hal-hal penting sebagai berikut :

. Harga Borongan yang telah disepakati oleh para pihak sesuai dengan perjanjian sebesar Rp. 10.776.615.000,00 (sepuluh milyar tujuh ratus tujuh puluh enam juta enam ratus lima belas ribu rupiah) dan merupakan harga tetap keseluruhannya (fixed lumpsum), tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai sepuluh prosen (PPN 10%) sebagaimana tertera dalam

Pasal 4 ;

. Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond) : Penggugat harus menyediakan dana sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk Jaminan Bank sebesar Rp. 1.369.550.000,-  Jaminan Bank ini harus dikeluarkan oleh Bank Umum atau perusahaan Asuransi Kerugian yang mempunyai program surity bond sebagaimana tertera dalam Pasal 7;

. Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan : 20 (dua puluh) bulan, terhitung 2 bulan setelah SPMP No. 1075/D0000/95-S7, tertanggal 21 Juli 1995, yang dikeluarkan oleh Tergugat II sebagaimana tertera dalam Pasal 8.

. Pelaksanaan pekerjaan dianggap telah selesai jika seluruh pekerjaan Proyek Site Reclamation and Filling di Laguna View Cector I, Zone A, Sektor 2, Zone A dan B Surabaya Timur telah di Uji Operasi sesuai prosedur yang telah ditetapkan dengan hasil yang baik dan diterima oleh Tergugat II dan dinyatakan dalam suatu Berita Acara penyelesaian pekerjaan sebagaimana tertera dalam Pasal 13 ;

10.  Bahwa kemudian Tergugat I telah ingkar janji dengan tidak menandatangani kontrak kerja dengan Penggugar untuk melakukan Proyek Site Reclamation and Filling di Laguna View Cector I, Zone A, Sektor 2, Zone A dan B Surabaya Timur;

11. Bahwa akibat perbuatan Tergugat I tersebut, Penggugat menjadi terlambat dalam penyelesaian pekerjaan Proyek Site Reclamation and Filling di Laguna View Cector I, Zone A, Sektor 2, Zone A dan B Surabaya Timur, kehilangan kepercayaan dan, tertekan atau depresi serta terganggunya irama kerja individu-individu dalam perusahaan Penggugat selama lebih kurang 5 (lima) tahun yang semuanya dapat Penggugat taksir sebesar Rp. 2. 739. 100.000,- (dua milyar tujuh ratus tiga puluh Sembilan juta seratus ribu rupiah) ditambah dengan bunga sebesar 1,5 % sebulan dihitung sejak gugatan ini diajukan sampai lunas dibayar;

12. Bahwa demi menjamin pembayaran atas kerugian yang diderita oleh Penggugat, Penggugat telah mengajukan permohonan sita jaminan atas barang-barang milik Tergugat I baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, yang telah dilakukan oleh Panitera Pengadilan Negeri;

13. Bahwa walaupun banyak kendala yang dihadapi oleh Penggugat di dalam pelaksanaannya, namun Penggugat dengan Itikad baik tetap melaksanakan pekerjaan Proyek Site Reclamation and Filling di Laguna View Cector I, Zone A, Sektor 2, Zone A dan B Surabaya Timur hingga 100%  tertanggal 1 Desember 2001 (Bukti P-7);

14. Bahwa namun selanjutnya Tergugat yang mengirimkan FACSIMILE kepada PT. Asuransi Takaful Utama, dengan No. 468/JB /VIII/94 tertanggal 5 Agustus 1994 sejumlah Rp. 1. 369.550.000,00 yang isinya segera mencairkan Performance Bond dengan alasan rekayasa yaitu keterlambatan proyek CLU ; (Bukti P-8) Bahwa melihat adanya itikad tidak baik dari Tergugat tersebut, Penggugat mengirimkan surat kepada PT. Asuransi Takaful Utama dengan No. 34/SDU/XII/2001, tertanggal 04 Desember 2001 yang berisi agar PT. Asuransi Takaful Utama tidak melaksanakan pencairan; (Bukti P-9) ternyata dari Tergugat tidak ada reaksi lagi untuk mencairkan Performance Bond ;

15. Bahwa pihak Tergugat telah melakukan suatu perbuatan melanggar hukum, yaitu atas perbuatannya telah merugikan Penggugat dengan tidak mengembalikan Performance Bond setelah dikeluarkannya Surat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan (vide Bukti P-6), sehingga uang Penggugat tertahan sampai tanggal 30 November 2001 (selama 138 hari).

16. Bahwa dengan demikian Tergugat telah melanggar isi Surat Perjanjian Borongan Pasal 7 Ayat 3 mengenai Jaminan Bank (Performance Bond), yang isinya :

“Jaminan Bank ini dapat diambil kembali oleh Kontraktor (Penggugat) setelah Tergugat menyatakan telah berakhirnya Commissioning yang dinyatakan dalam suatu berita acara yang ditandatangani oleh kedua belah pihak .”

17. Bahwa atas Jaminan Bank (Performance Bond) tersebut, Penggugat telah mengajukan permohonan pemblokiran, yang telah dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat;

18. Bahwa mengigat gugatan ini sangat beralasan dan didukung bukti-bukti yang kuat, maka PENGGUGAT mohon putusan perkara ini dapat dijalankan terlebih dahulu meskipun ada upaya Verzet, banding atau kasasi;

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s